Pengertian Autentikasi

Pengertian Autentikasi
Authentification adalah proses dalam rangka validasi user pada saat memasuki sistem, nama dan password dari user di cek melalui proses yang mengecek langsung ke daftar mereka yang diberikan hak untuk memasuki sistem tersebut. Autorisasi ini di set up oleh administrator, webmaster atau pemilik situs (pemegang hak tertinggi atau mereka yang ditunjuk di sistem tersebut. Untuk proses ini masing-masing user akan di cek dari data yang diberikannya seperti nama, password serta hal-hal lainnya yang tidak tertutup kemungkinannya seperti jam penggunaan, lokasi yang diperbolehkan.
Autentikasi adalah suatu langkah untuk menentukan atau mengonfirmasi bahwa seseorang (atau sesuatu) adalah autentik atau asli. Melakukan autentikasi terhadap sebuah objek adalah melakukan konfirmasi terhadap kebenarannya. Sedangkan melakukan autentikasi terhadap seseorang biasanya adalah untuk memverifikasi identitasnya. Pada suatu sistem komputer, autentikasi biasanya terjadi pada saat login atau permintaan akses.
Selain itu authentification juga merupakan salah satu dari banyak metode yang digunakan untuk menyediakan bukti bahwa dokumen tertentu yang diterima secara elektronik benar-benar datang dari orang yang bersangkutan dan tak berubah caranya adalah dengan mengirimkan suatu kode tertentu melaui e-mail dan kemudian pemilik e-mail mereplay email tersebut atau mengetikan kode yang telah dikirimkan.
Authentication server berfungsi untuk mengenali user yang berintegrasi ke jaringan dan memuat semua informasi dari user tersebut, dalam praktek biasanya authentification server mempunyai backupp yang berfungsi untuk menjaga jika server itu ada masalah sehingga jaringan dan pelayanan tidak terganggu.
Dalam aplikasi Web dibutuhkan mekanisme yang dapat melindungi data dari pengguna yang tidak berhak mengaksesnya, misalnya sebuah situs Web yang berisikan foto-foto keluarga dan hanya dapat diakses sesama anggota keluarga. Mekanisme ini dapat diimplementasikan dalam bentuk sebuah proses login yang biasanya terdiri dari tiga buah tahapan yaitu : identifikasi, otentikasi dan otorisasi
Proses otentifikasi pada prinsipnya berfungsi sebagai kesempatan pengguna dan pemberi layanan dalam proses pengaksesan resource. Pihak pengguna harus mampu memberikan informasi yang dibutuhkan pemberi layanan untuk berhak mendapatkan resourcenya. Sedang pihak pemberi layanan harus mampu menjamin bahwa pihak yang tidak berhak tidak akan dapat mengakses resource ini.
Metode-Metode Autentikasi
Autentikasi bertujuan untuk membuktika siapa anda sebenarnya, apakah anda benar-benar orang yang anda klaim sebagai dia (who you claim to be). Ada banyak cara untuk membuktikan siapa anda.
Metode autentikasi bisa dilihat dalam 4 kategori metode:
a. Something you know
Ini adalah metode autentikasi yang paling umum. Cara ini mengandalkan kerahasiaan informasi, contohnya adalah password dan PIN. Cara ini berasumsi bahwa tidak ada seorangpun yang mengetahui rahasia itu kecuali anda seorang.
b. Something you have
Cara ini biasanya merupakan faktor tambahan untuk membuat autentikasi menjadi lebih aman. Cara ini mengandalkan barang yang sifatnya unik, contohnya adalah kartu magnetic/smartcard, hardware token, USB token dan sebagainya. Cara ini berasumsi bahwa tidak ada seorangpun yang memiliki barang tersebut kecuali anda seorang.
c. Something you are
Ini adalah metode yang paling jarang dipakai karena faktor teknologi dan manusia juga. Cara ini menghandalkan keunikan bagian-bagian tubuh anda yang tidak mungkin ada pada orang lain seperti sidik jari, suara atau sidik retina. Cara ini berasumsi bahwa bagian tubuh anda seperti sidik jari dan sidik retina, tidak mungkin sama dengan orang lain.
d. Something you do
Melibatkan bahwa setiap user dalam melakukan sesuatu dengan cara yang berbeda. Contoh : Penggunaan analisis suara (voice recognation), dan analisis tulisan tangan.
Ada beberapa metode untuk melakukan autentikasi, salah satunya dan yang paling umum adalah menggunakan password. Metode autentikasi dengan menggunakan password statis adalah yang paling banyak digunakan. Tetapi jika user menggunakan password yang sama (password statis) beberapa kali untuk masuk ke dalam suatu sistem, password tersebut akan menjadi rentan terhadap sniffer jaringan. Salah satu bentuk serangan ke sistem komputer jaringan adalah seseorang mencoba masuk ke dalam suatu koneksi jaringan untuk mendapatkan informasi autentikasi, seperti ID login dan password yang berbeda setiap kali user akan masuk ke sistem. Sistem autentikasi One Time Password (OTP) dibuat untuk mengatasi serangan seperti diatas.
Untuk menghindari pencurian password dan pemakaian sistem secara illegal, akan bijaksana bila jaringan kita dilengkapi sistem password sekali pakai. Cara penerapan sistem password sekali pakai yaitu dengan cara:
Menggunakan sistem perangko terenkripsi. Dengan cara ini, password baru dikirimkan setelah terlebih dulu dimodifikasi berdasarkan waktu saat itu.
Menggunakan sistem challenge-response (CR), dimana password yang kita berikan tergantung challenge dari server. Dapat dianalogikan kita menyiapkan suatu daftar jawaban/response yang berbeda bagi pertanyaan/challenge yang diberikan oleh server. Untuk menghafal sekian banyak password bukanlah mudah, sehingga akan lebih mudah jika yang dihafal itu adalah aturan untuk mengubah challenge yang diberikan menjadi response (jadi tidak random). Misalnnya aturan kita adalah : “kapitalkan huruf kelima dan hapus huruf keempat”, maka password yang kita berikan adalah MxyPtlk1W2 untuk challenge sistem Mxyzptlk1W2.
Faktor-Faktor Autentikasi
Tiga jenis faktor autentikasi yang umum digunakan adalah:
a. Sesuatu yang diketahui oleh pengguna Contoh: password, passphrase, dan PIN (Personal Identification Number)
b. Sesuatu yang dimiliki oleh pengguna Contoh: ID card, kartu kredit, telepon seluler, dan perangkat token
c. Sesuatu yang ‘ada’ pada pengguna Contoh: sidik jari, DNA, suara, pola retina,
atau aspek biometrik lain.
Sedangkan, beberapa faktor autentikasi lain yang lebih jarang digunakan adalah:
a. Berbasis pengenalan (recognition) atau autentikasi cognometric, yaitu sesuatu yang dikenal oleh pengguna Contoh: Pengguna harus mengenali dari beberapa wajah yang dirahasiakan.
b. Berbasis cybermetric, yaitu sesuai yang ada pada komputer Contoh: Membatasi akses hanya dari komputer yang memiliki kombinasi unik hardware dan software tertentu.
c. Berbasis lokasi Contoh: Membatasi penggunaan ATM atau kartu kredit hanya pada cabang tertentu, membatasi login root hanya dari terminal tertentu.
d. Berbasis waktu Contoh: Membatasi penggunaan sebuah account hanya pada waktu tertentu, misalnya jam kerja.
e. Berbasis ukuran Contoh: Membatasi terjadinya transaksi hanya pada sejumlah tertentu saja.
Proses Autentikasi
Setiap aplikasi memiliki ApplicationID. ApplicationID tersebut harus telah terdaftar di authentication server. ApplicationID sendiri didaftarkan secara manual oleh system administrator ke dalam Autentikasi server. Perancangan proses pendaftaran ApplicationID dapat dilihat pada bab perancangan. Gambar dibawah ini menunjukkan bagaimana MEZO bekerja.

Berikut penjelasan dari gambar diatas:
Aplikasi yang membutuhkan data dari Sistem Informasi Nilai(SIN), terlebih dahulu sistem harus memiliki RegisterID1. Untuk mendapatkan RegisterID, aplikasi harus mengirimkan ApplicationIDnya ke authentication server. Jika ApplicationID yang dikirimkan telah terdaftar di authentication server, maka authentication server akan mengirimkan RegisterID ke aplikasi. Jika tidak terdaftar, koneksi akan diputuskan dan aplikasi tidak berhak melakukan akses ke SIA. Jika aplikasi mencoba hingga 3(tiga) kali untuk autentikasi dan gagal, Internet Protocol (IP) dari aplikasi ini akan di blok, tidak bisa melakukan proses autentikasi. Aplikasi dari IP yang sama bisa kembali melakukan autentikasi jika sudah di-enable kembali IP-nya oleh system administrator. Web services digunakan pada proses request-response RegisterID yang dilakukan pada proses autentikasi.
Setelah mendapatkan RegisterID, RegisterID bersamaan dengan ApplicationID, dan data 2 kemudian dikirim oleh Aplikasi ke SIN untuk mendapatkan informasi. Ketika request diterima, SIN akan mencatat waktu penerimaan dan
mengecek apakah RegisterID dan ApplicationID yang diterima telah terdaftar di Application Server.
1 RegisterID menandakan aplikasi tersebut diberikan izin
pada saat itu berhak mendapatkan informasi dari SIA
sampai kurun waktu tertentu
2 Data merupakan data yang dibutuhkan untuk mendapatkan
informasi yang diinginkan dari SIN.
Jika valid, authentication server akan mengirim balik status “OK” yang menandakan bahwa RegisterID dan ApplicationID tersebut valid dan lama waktu (time) yang diperbolehkan aplikasi mengakses informasi di SIN. Jika salah satu atau kedua-duanya antara RegisterID dan ApplicationID tidak terdaftar di authentication server maka akan dikirim status “Not Registered” dan aplikasi tidak mendapatkan informasi dan koneksi diputuskan.

Operator Logika


OPERATOR
Operasi apa saja yang dapat dikenakan pada tipe data, variabel dan konstanta tidak lepas dari operator.
Operator merupakan simbol atau kata yang dapat digunakan dalam program untuk melakukan suatu operasi atau manipulasi, seperti menjumlahkan dua buah nilai, memberikan nilai ke suatu variabel, membandingkan dua buah nilai dan lain-lain.

OPERATOR
Operator Pengerjaan (assignment operator)
Operator Aritmatika
Operator Peningkatan dan Penurunan
Operator Perbandingan
Operator Logika



OPERATOR PENGERJAAN
Menggunakan tanda sama dengan (=). Tanda sama dengan menunjukkan pemberian atau penugasan nilai di kanan operator kepada variabel di kiri operator tersebut. 
Contoh:
n = 10, artinya nilai 10 diberikan kepada
variabel n.
c = b = a (hasilnya b dan c akan bernilai a)
a = b = c (hasilnya a dan b akan bernilai c)
OPERATOR ARITMATIKA
Operator aritmatika hanya dapat dikenakan pada operand bertipe bilangan, yaitu bilangan bulat atau bilangan pecahan (real).

OPERATOR ARITMATIKA
Operator Keterangan Contoh
* Perkalian 2 * 3 
/ Pembagian 2 / 3
% Modulus atau sisa pembagian 3 % 2
+ Penjumlahan 2 + 3
- Pengurangan 2 - 3
Operator Keterangan Contoh
+ Tanda plus +4
- Tanda minus -5
++ Prefix: preincrement; Postfix: postincrement ++n, n++
-- Prefix: predecrement; postfix: postdecrement --n, n--
Operator Binary
Operator Unary

OPERATOR PENINGKATAN DAN PENURUNAN
Operator Peningkatan dan Penurunan merupakan operator tambahan dalam bahasa pemrograman yang berfungsi menaikkan dan menurunkan sebuah nilai.

OPERATOR PENINGKATAN DAN PENURUNAN
Misalnya dalam bahasa C 
Operator Peningkatan(Increment) menggunakan simbol n++; misalnya “a++;” sama dengan “a = a+1;”
Operator Peningkatan(Decrement) menggunakan simbol n--; misalnya “a--;” sama dengan “a = a-1;”


OPERATOR PERBANDINGAN
Operator Keterangan
> Lebih besar
>= Lebih besar sama dengan
< Lebih kecil
<= Lebih kecil sama dengan
== Sama dengan
!= Tidak sama dengan


OPERATOR LOGIKA
Operator logika menghasilkan nilai Benar dan Salah.
Operator logika yang umum digunakan adalah not, and, or, dan xor.
A
B NOT A A AND B A OR B A XOR B
BENAR BENAR SALAH BENAR BENAR SALAH
BENAR SALAH SALAH SALAH BENAR BENAR
SALAH BENAR BENAR SALAH BENAR BENAR
SALAH SALAH BENAR SALAH SALAH SALAH

Perananan dan Fungsi Sistem Operasi


Perananan Sistem Operasi
¨Bertindak sebagai“Pemerintah”
¤Mempengaruhi penggunaan komponen sistem komputer yang tepat:
¤h/w, s/w dan data
¨Dipandang sebagai “resource allocator
¤Manajer dari resource : CPU time, memory space, file storage I/O device, dll
¤Memberi resource bagi program tertentu dan user sesuai dengan kebutuhan
¤Menentukan permintaan yang diberikan resource sehingga sistem komputer berjalan efisien dan fair
¨Dipandang sebagai “control program
¤Mengontrol perangkatI/O dan program user yang berbeda
¤Mengontrol eksekusi program user untuk mencegah error dan penggunaan komputer yang tidak tepat




Fungsi Sintem Operasi


¨Sebagai Extended Machine (Virtual Machine)
¤Menyembunyikan kompleksitas pemrograman hardware dari programmer atau user.
¤Menyajikan fasilitas yang lebih mudah dan sederhana untuk menggunakan hardware.
¨Sebagai Resource Manager
¤Mengatur dan mengefisienkan penggunaan sumber daya komputer (computer resources)
¤Tugas utamanya
nmemantau penggunaan semua resources
nmenerapkan aturan (policy)
nmengalokasikan resources yang diminta
nmengambil kembali (dealokasi) resource
¨

Contoh Soal dan Jawaban Arsitektur Komputer

Soal!

1. Jelaskan secara teknis fungsi komputer dalam pengolahan data dari/ke penyimpanan pada kasus updating bank statment!
2. Jelaskan tentang metode "Direct accsess" pada memori, berikan contohnya!

 Jawaban!
1. Komputer sebagai alat untuk pengolahan data yaitu untuk mengolah data yang telah kita buat dan akan diproses di CPU. Jika kita ingin membuka kembali program yang kita buat, komputer akan mengolah dan membuka program yang telah kita buat sebelumnya. Proses pengolahan data: Data diambil dari Storage oleh Control  Control memberikan ke bagian Processing untuk diolah Hasil olahan pada bagian Processing kemudian disimpan kembali ke Storage sebagai sebuah result.
2. Direct Access adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada. Direct Access merupakan metode yang membiarkan program membaca dan menulis dengan cepat pada berkas yang dibuat dengan fixed-length logical order tanpa adanya urutan. Metode ini sangat berguna untuk mengakses informasi dalam jumlah besar. Operasi berkas pada metode ini harus dimodifikasi untuk menambahkan nomor blok sebagai parameter untuk menentukan lokasi berkas. Contoh pada direct access adalah akses pada disk: Magnetic Disk (menggunakan medan magnet) Contoh : Floppy disk (disket), Hard disk, dan Zip disk Optical Disk (menggunakan sinar laser) Contoh : CD/DVD

Apa itu autentikasi? Ini penjelasan tenatang AUTENTIKASI

Pengertian Autentikasi  
Authentification adalah proses dalam rangka validasi user pada saat memasuki sistem, nama dan password dari user di cek melalui proses yang mengecek langsung ke daftar mereka yang diberikan hak untuk memasuki sistem tersebut. Autorisasi ini di set up oleh administrator, webmaster atau pemilik situs (pemegang hak tertinggi atau mereka yang ditunjuk di sistem tersebut. Untuk proses ini masing-masing user akan di cek dari data yang diberikannya seperti nama, password serta hal-hal lainnya yang tidak tertutup kemungkinannya seperti jam penggunaan, lokasi yang diperbolehkan.
Autentikasi adalah suatu langkah untuk menentukan atau mengonfirmasi bahwa seseorang (atau sesuatu) adalah autentik atau asli. Melakukan autentikasi terhadap sebuah objek adalah melakukan konfirmasi terhadap kebenarannya. Sedangkan melakukan autentikasi terhadap seseorang biasanya adalah untuk memverifikasi identitasnya. Pada suatu sistem komputer, autentikasi biasanya terjadi pada saat login atau permintaan akses.
Selain itu authentification juga merupakan salah satu dari banyak metode yang digunakan untuk menyediakan bukti bahwa dokumen tertentu yang diterima secara elektronik benar-benar datang dari orang yang bersangkutan dan tak berubah caranya adalah dengan mengirimkan suatu kode tertentu melaui e-mail dan kemudian pemilik e-mail mereplay email tersebut atau mengetikan kode yang telah dikirimkan.
Authentication server berfungsi untuk mengenali user yang berintegrasi ke jaringan dan memuat semua informasi dari user tersebut, dalam praktek biasanya authentification server mempunyai backupp yang berfungsi untuk menjaga jika server itu ada masalah sehingga jaringan dan pelayanan tidak terganggu.
Dalam aplikasi Web dibutuhkan mekanisme yang dapat melindungi data dari pengguna yang tidak berhak mengaksesnya, misalnya sebuah situs Web yang berisikan foto-foto keluarga dan hanya dapat diakses sesama anggota keluarga. Mekanisme ini dapat diimplementasikan dalam bentuk sebuah proses login yang biasanya terdiri dari tiga buah tahapan yaitu : identifikasi, otentikasi dan otorisasi
Proses otentifikasi pada prinsipnya berfungsi sebagai kesempatan pengguna dan pemberi layanan dalam proses pengaksesan resource. Pihak pengguna harus mampu memberikan informasi yang dibutuhkan pemberi layanan untuk berhak mendapatkan resourcenya. Sedang pihak pemberi layanan harus mampu menjamin bahwa pihak yang tidak berhak tidak akan dapat mengakses resource ini.
Metode-Metode Autentikasi
Autentikasi bertujuan untuk membuktika siapa anda sebenarnya, apakah anda benar-benar orang yang anda klaim sebagai dia (who you claim to be). Ada banyak cara untuk membuktikan siapa anda. 
Metode autentikasi bisa dilihat dalam 4 kategori metode:
a. Something you know
Ini adalah metode autentikasi yang paling umum. Cara ini mengandalkan kerahasiaan informasi, contohnya adalah password dan PIN. Cara ini berasumsi bahwa tidak ada seorangpun yang mengetahui rahasia itu kecuali anda seorang.
b. Something you have
Cara ini biasanya merupakan faktor tambahan untuk membuat autentikasi menjadi lebih aman. Cara ini mengandalkan barang yang sifatnya unik, contohnya adalah kartu magnetic/smartcard, hardware token, USB token dan sebagainya. Cara ini berasumsi bahwa tidak ada seorangpun yang memiliki barang tersebut kecuali anda seorang.
c. Something you are
Ini adalah metode yang paling jarang dipakai karena faktor teknologi dan manusia juga. Cara ini menghandalkan keunikan bagian-bagian tubuh anda yang tidak mungkin ada pada orang lain seperti sidik jari, suara atau sidik retina. Cara ini berasumsi bahwa bagian tubuh anda seperti sidik jari dan sidik retina, tidak mungkin sama dengan orang lain.
d. Something you do
Melibatkan bahwa setiap user dalam melakukan sesuatu dengan cara yang berbeda. Contoh : Penggunaan analisis suara (voice recognation), dan analisis tulisan tangan.

Ada beberapa metode untuk melakukan autentikasi, salah satunya dan yang paling umum adalah menggunakan password. Metode autentikasi dengan menggunakan password statis adalah yang paling banyak digunakan. Tetapi jika user menggunakan password yang sama (password statis) beberapa kali untuk masuk ke dalam suatu sistem, password tersebut akan menjadi rentan terhadap sniffer jaringan. Salah satu bentuk serangan ke sistem komputer jaringan adalah seseorang mencoba masuk ke dalam suatu koneksi jaringan untuk mendapatkan informasi autentikasi, seperti ID login dan password yang berbeda setiap kali user akan masuk ke sistem. Sistem autentikasi One Time Password (OTP) dibuat untuk mengatasi serangan seperti diatas.
Untuk menghindari pencurian password dan pemakaian sistem secara illegal, akan bijaksana bila jaringan kita dilengkapi sistem password sekali pakai. Cara penerapan sistem password sekali pakai yaitu dengan cara:
Menggunakan sistem perangko terenkripsi. Dengan cara ini, password baru dikirimkan setelah terlebih dulu dimodifikasi berdasarkan waktu saat itu.
Menggunakan sistem challenge-response (CR), dimana password yang kita berikan tergantung challenge dari server. Dapat dianalogikan kita menyiapkan suatu daftar jawaban/response yang berbeda bagi pertanyaan/challenge yang diberikan oleh server. Untuk menghafal sekian banyak password bukanlah mudah, sehingga akan lebih mudah jika yang dihafal itu adalah aturan untuk mengubah challenge yang diberikan menjadi response (jadi tidak random). Misalnnya aturan kita adalah : “kapitalkan huruf kelima dan hapus huruf keempat”, maka password yang kita berikan adalah MxyPtlk1W2 untuk challenge sistem Mxyzptlk1W2.

Faktor-Faktor Autentikasi
Tiga jenis faktor autentikasi yang umum digunakan adalah:
a. Sesuatu yang diketahui oleh pengguna Contoh: password, passphrase, dan PIN (Personal Identification Number)
b. Sesuatu yang dimiliki oleh pengguna Contoh: ID card, kartu kredit, telepon seluler, dan perangkat token
c. Sesuatu yang ‘ada’ pada pengguna Contoh: sidik jari, DNA, suara, pola retina, atau aspek biometrik lain. 

Sedangkan, beberapa faktor autentikasi lain yang lebih jarang digunakan adalah:
a. Berbasis pengenalan (recognition) atau autentikasi cognometric, yaitu sesuatu yang dikenal oleh pengguna Contoh: Pengguna harus mengenali dari beberapa wajah yang dirahasiakan.
b. Berbasis cybermetric, yaitu sesuai yang ada pada komputer Contoh: Membatasi akses hanya dari komputer yang memiliki kombinasi unik hardware dan software tertentu.
c. Berbasis lokasi Contoh: Membatasi penggunaan ATM atau kartu kredit hanya pada cabang tertentu, membatasi login root hanya dari terminal tertentu.
d. Berbasis waktu Contoh: Membatasi penggunaan sebuah account hanya pada waktu tertentu, misalnya jam kerja.
e. Berbasis ukuran Contoh: Membatasi terjadinya transaksi hanya pada sejumlah tertentu saja.

Proses Autentikasi
Setiap aplikasi memiliki ApplicationID. ApplicationID tersebut harus telah terdaftar di authentication server. ApplicationID sendiri didaftarkan secara manual oleh system administrator ke dalam Autentikasi server. Perancangan proses pendaftaran ApplicationID dapat dilihat pada bab perancangan. Gambar dibawah ini menunjukkan bagaimana MEZO bekerja.


Aplikasi yang membutuhkan data dari Sistem Informasi Nilai(SIN), terlebih dahulu sistem harus memiliki RegisterID1. Untuk mendapatkan RegisterID, aplikasi harus mengirimkan ApplicationIDnya ke authentication server. Jika ApplicationID yang dikirimkan telah terdaftar di authentication server, maka authentication server akan mengirimkan RegisterID ke aplikasi. Jika tidak terdaftar, koneksi akan diputuskan dan aplikasi tidak berhak melakukan akses ke SIA. Jika aplikasi mencoba hingga 3(tiga) kali untuk autentikasi dan gagal, Internet Protocol (IP) dari aplikasi ini akan di blok, tidak bisa melakukan proses autentikasi. Aplikasi dari IP yang sama bisa kembali melakukan autentikasi jika sudah di-enable kembali IP-nya oleh system administrator. Web services digunakan pada proses request-response RegisterID yang dilakukan pada proses autentikasi.
Setelah mendapatkan RegisterID, RegisterID bersamaan dengan ApplicationID, dan data 2 kemudian dikirim oleh Aplikasi ke SIN untuk mendapatkan informasi. Ketika request diterima, SIN akan mencatat waktu penerimaan dan mengecek apakah RegisterID dan ApplicationID yang diterima telah terdaftar di Application Server. 

1 RegisterID menandakan aplikasi tersebut diberikan izin
pada saat itu berhak mendapatkan informasi dari SIA
sampai kurun waktu tertentu
2 Data merupakan data yang dibutuhkan untuk mendapatkan
informasi yang diinginkan dari SIN.
Jika valid, authentication server akan mengirim balik status “OK” yang menandakan bahwa RegisterID dan ApplicationID tersebut valid dan lama waktu (time) yang diperbolehkan aplikasi mengakses informasi di SIN. Jika salah satu atau kedua-duanya antara RegisterID dan ApplicationID tidak terdaftar di authentication server maka akan dikirim status “Not Registered” dan aplikasi tidak mendapatkan informasi dan koneksi diputuskan.

Artikel lainnya 
Macam macam antena beserta fungsinya 

Instalasi Bahasa R untuk windows

NIM     : 201851150
NAMA : Ricky Fardiansha

Langkah – Langkah menginstal Program R
 
1.    Siapkan File aplikasi atau exe R-portable, Bisa didownload di 
R for Windows
2.    Langkah berikutnya ialah memilih Bahasa penginstalan yang akan kita gunakan

3.    Memahami semua aturan dari R program yang tertulis dan menyetujuinya dengan menekan tombol next

4.    Menentukan file lokasi penginstalan yang akan dituju

5.    Memilih komponen yang akan diinstall


6.    Memilih spesifikasi pengaturan pada program R

7.    Memilih Penempatan folder program R


8.    Memilih Fitur tambahan yang akan dibuat untuk menunjang program R


9.    Menunggu instalasi hingga selesai


10.    Program Bahasa R siap untuk digunakan, baik di buka melalui desktop maupun memanggil dari menu start


Sekian Dari saya kurang dan lebihnya saya mohon maaf, TERIMAKASIH


LANGKAH-LANGKAH MENGINSTAL LINUX UBUNTU

LANGKAH-LANGKAH MENGINSTAL LINUX UBUNTU DI VIRTUAL BOX


1. Menentukan Nama, Versi, dan Tipe.


2. Menentukan kapasitas RAM yang akan digunakan.


3. Membuat virtual Hard disk.


4. Menentukan tipe virtual Hard disk.

5. Menentukan tipe penyimpanan virtual Hard disk.


6. Menentukan kapasitas Hard disk.


7. Memulai mesin virtual dengan klik tombol “mulai”.


8. Memilih disk awal mula tempat disimpannya OS Ubuntu Desktop.


9. Memilih “Pasang Ubuntu” / “Install Ubuntu”.


10. Mencentang pada kolom   .KemudianMemilih “Continue”.


11. Memilih pilihan “something else” -> “Continue”.


12. Mengatur Partisi, Swap untuk pengganti RAM, dan “/” untuk tempat penginstalan data.


13. Memilih “Install Now”-> “Continue”.


14. Memilih lokasi -> “Continue”.



15. Menentukan tipe key board 


16. Melengkapi data Super user


17. Menunggu proses pamasangan


18. Setelah proses selesai, merestart dengan klik “Restart now”.


19. Tampilan Desktop.



OSI LAYER

Osi Model 
   Osi Model Adalah acuan arsitektural utama untuk network yang men deskripsikan bagaimana data dan informasi network dikomunikasikan dari sebuah aplikasi komputer ke aplikasi komputer lain melalui sebuah media transmisi Untuk mempermudah pengertian, penggunaan, desain, pengolahan data dan keseragaman standar vendor. OSI bukan suatu h/w melainkan panduan bagi vendor agar devicesnya dapat berjalan di jaringan.









Untuk lebih lengkapnya bisa download di sini
materi OSI MODEL  _

Jelaskan pengertian OSI

Contoh Soal jaringan komputer.

Soal.


  1. Jelaskan pengertian OSI?
  2. Jelaskan fungsi layer 1?
  3. Sebutkan dan jelaskan komponen/peralatan yang berada pada layer 1!
  4. Sebutkan dan jelaskan protocol yang berada pada layer 1!
  5. Sebutkan dan jelaskan 3 variabel signal yang bisa digunakan untuk mempresentasikan bit!
Jawaban


  1. OSI adalah suatu dekripsi abstrak mengenai desain lapisan-lapisan komunikasi dan protokol jaringan komputer yang dikembangkan sebagai bagian dari inisiatif Open Systems Interconnection (OSI). Model ini disebut juga dengan model “Tujuh lapisan OSI” (OSI seven layer model)
  2. Physical layer : Lapisan ke-1 ini berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah Ethernet, FDDI (Fiber Distributed Data Interface), ISDI, dan ATM.

    • Hub : Hub merupakan perangkat jaringan yang bekerja di OSI layer 1, Physical Layer. Sehingga dia hanya bekerja tak lebih sebagai penyambung atau concentrator saja, dan hanya menguatkan sinyal di kabel UTP. HUB tdk Mengenal MAC Addressing / Physical Addressing shingga tdk bisa memilah data yg harus ditransmisikan shingga collision tdk bisa dihindari dari penggunaan HUB ini.-
    • Repeater: Repeater adalah suatu alat yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WIFI yang belum tercover oleh sinyal dari server agar bisa menangkap sinyal WIFI. Perangkat Repeater harus 2 alat, yakni untuk menerima sinyal dari server (CLIENT) dan untuk menyebarkan lagi sinyal Wifi (accespoint).

    • Varietas 802.11 Wi-Fi physical layer
    • IRDA Physical Layer
    • EIA RS-232, EIA-242, EIA-422, RS-449, RS-485
  3. Analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang.Digital adalah sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1.


Perkembangan Teknologi Komputer Dari Generasi ke Generasi

Perkembangan Teknologi Komputer
Merinci tahun yang dijadikan dasar sejarah perkembangan komputer
Generasi Pertama (1944-1959)
Electronic Numerical Integrator and Calculator (ENIAC) merupakan generasi pertama komputer digital elektronik yang digunakan untuk kebutuhan umum. Pgamroposal ENIAC dirancang oada tahun 1942, dan mulai dibuat pada tahun 1943 oleh Dr. John W. Mauchly dan John Presper Eckert di Moore School of Electrical Engineering (University of Pennsylvania) dan baru selesai pada tahun 1946.
Ciri-ciri komputer generasi pertama :
Komponen yang digunakan adalah tabung hampa udara (Vacuum tube) untuk sirkuitnya.
Mempunyai ukuran fisik komputer yang besar dan berat sehingga sulit untuk dipindahkan.
Program hanya dapat dibuat dengan bahasa mesin.
Menggunakan simpanan luar, magnetic tape & magnetic disk.
Cepat panas sehingga memerlukan pendingin.
Prosesnya kurang cepat (relatif lambat).
Generasi Kedua (1960-1964)
Transistor merupakan ciri khas komputer generasi kedua. Bahan bakunya terdiri atas 3 lapis, yaitu: “basic”, “collector” dan “emmiter”. Transistor merupakan singkatan dari Transfer Resistor, yang berarti dengan mempengaruhi daya tahan antara dua dari 3 lapisan, maka daya (resistor) yang ada pada lapisan berikutnya dapat pula dipengaruhi. Dengan demikian, fungsi transistor adalah sebagai penguat sinyal.
Ciri-ciri komputer generasi kedua :
Menggunakan teknologi sirkuit berupa transistor dan dioda untuk menggantikan tabung vakum.
Program sudah menggunakan operasi bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti Fortran dan Cobol.
Kapasitor memori utama sudah cukup besar dan dikembangkan dari Magnetic Core Storage.
Menggunakan simpanan luar berupa Magnetic Tape dan Magnetic Disk.
Mempunyai kemampuan melakukan real-time & times sharing.
Ukuran fisik lebih kecil dibanding KG I.
Proses operasi sudah cepat dapat memproses jutaan operasi per detik.
Membutuhkan lebih sedikit daya listrik.
Orientasi tidak hanya pada aplikasi bisnis, tetapi juga pada aplikasi teknik
Generasi Ketiga (1964-1975)
Pada generasi ketiga inilah teknologi Integrated Circuit (IC) menjadi ciri utama karena mulai digunakan pada sebuah perangkat komputer hingga generasi sekarang. Komponen IC berbentuk hybrid atau solid (SLT) dan monolithyc (MST). SLT adalah transistor dan diode diletakkan terpisah dalam satu tempat sedangkan MST adalah elemen transistor, diode, dan resistor diletakkan bersama dalam satu chip. MST lebih kesil tetapi mempunyai kemmapuan lebih besar dibanding SLT.
Ciri ciri komputer generasi ketiga :
Komponen yang dipergunakan adalah IC (Integrated Circuits), yang berbentuk Hybrid Integrated circuits yaitu transistor dan dioda yang diletakkan secara terpisah dalam satu tempat, dan Monolithic System Technology (MST) yaitu elemen-elemen sirkuit yang diletakkan dalam satu chip.
Peningkatan dari sisi softwarenya
Karena menggunakan IC maka kinerja komputer menjadi lebih cepat dan lebih tepat.
Kecepatanya hampir 10000 kali dari komputer generasi pertama
Generasi Keempat (1975-Sekarang)
Microprocessor merupakan chiri khas komputer generasi keempat yang merupakan pemadatan ribuan IC ke dalam sebuah Chip. Karena bentuk yang semakin kecil dan kemampuan yang semakin meningkat dan harga yang ditawarkan juga semakin murah. Microprocessor merupakan awal kelahiran komputer personal.
Ciri ciri komputer generasi keempat :
IC nya lebih kompleks dan terintegrasi
Penggunaan LSI (Large Scale Integration) yang merupakan pemadatan beribu ribu IC yang dijadikan dalam satu chip
Dikembangkan VLSI (Very Large Scale Integration) yang dapat menampung puluhan ribu hingga ratusan ribu IC
Dikembangkan komputer mikro yang menggunakan mikroprosesor dan semikonduktor yang berbentuk chip untuk memori komputer (internal memori)
Generasi Kelima (Sekarang – Masa depan)
Pada generasi ini ditandai dengan munculnya: LSI (Large Scale Integration) yang merupakan pemadatan ribuan microprocessor kedalam sebuah microprocesor. Selain itu, juga ditandai dengan munculnya microprocessor dan semi conductor. Perusahaan-perusahaan yang membuat micro-processor diantaranya adalah: Intel Corporation, Motorola, Zilog dan lainnya lagi. Dipasaran bisa kita lihat adanya microprocessor dari Intel dengan model 4004, 8088, 80286, 80386, 80486, dan Pentium.
Ciri-ciri komputer generasi kelima:
Mengguakan LSI (Large Scale Integration) yang merupakan pemadatan ribuan microprocessor kedalam sebuah microprocesor
Peningkatan kecepatan akses datanya juga tampilan gambar sudah beresolusi (kualitas gambar) bagus dan berwarna serta multimedia.
Fungsi komputer menjadi lebih cerdas dan memiliki kemampuan yang semakin canggih..
Fisiknya menjadi lebih kecil dan sederhana
Generasi Keenam (Masa depan)
Lebih canggih dan lebih murah dan memiliki kemampuan diantaranya melihat, mendengar, berbicara, dan berpikir serta mampu membuat kesimpulan seperti manusia
Komputer memiliki kecerdasan buatan yang mendekati kemampuan dan prilaku manusia
Kecerdasan untuk memprediksi sebuah kejadian yang akan terjadi, bisa berkomunikasi langsung dengan manusia, dan bentuknya semakin kecil.
Komputer masa depan akan lebih menakjubkan dengan model-model terbaru.

Pengenalan Wireless LAN


Pengenalan Wireless LAN

Kita akan mendiskusikan tentang pangsa pasar wireless LAN, gambaran masa lalu,
sekarang dan masa depan dari wireless LAN, serta pengenalan wireless LAN standar
pemerintah. Kemudian kita akan mendiskusikan beberapa aplikasi yang sesuai untuk
wireless LAN. Menurut pengalaman dari cerita dan evolusi dari teknologi wireless LAN
merupakan bagian yang penting dari prinsip dasar wireless LAN. Suatu pemahaman dari
mana wireless LAN datang dan aplikasinya serta organisasinya yang dapat membantu
perkembangan teknologi yang memungkinkan anda untuk mengaplikasikan wireless LAN
yang lebih baik ke dalam organisasimu atau kebutuhan klien.

Pangsa Pasar Wireless LAN
Pangsa pasar wireless LAN sepertinya berkembang sama halnya dengan fashion
pada kebanyakan industri jaringan, dimulai dengan mengadopsi awal menggunakan
teknologi apapun yang telah tersedia. Pemasaran telah dipindahkan kedalam pertumbuhan
yang cepat, di mana standard populer menyediakan katalisator. Perbedaan yang besar
antara pemasaran jaringan secara keseluruhan dan pemasaran wireless LAN menjadi
meningkat. wireless LAN memberikan fleksibilitas dalam implementasinya dan tidak
heran mereka pindah dengan cepat ke sektor pasar yang lainnya.

Sejarah Wireless LAN
Penyebaran jaringan nirkabel, seperti kebanyakan teknologi, seperti turun temurun
dibawah naungan dari militer. Militer perlu suatu kemudahan, yang mudah diterapkan,
dan metode keamanan pertukaran data dalam suatu lingkungan peperangan.
Ketika biaya teknologi nirkabel merosot dan mutu meningkat, itu menjadi
penghematan biaya untuk perusahaan-perusahaan yang dapat menggabungkan bagian
nirkabel ke dalam jaringan mereka. Teknologi nirkabel menawarkan suatu jalan yang
murah untuk kampus untuk menghubungkan bangunan satu sama lain tanpa pemasangan
kabel fiber atau tembaga.

Standarisasi wireless LAN
Karena wireless LAN mengirim menggunakan frekuensi radio, wireless LAN
diatur oleh jenis hukum yang sama dan digunakan untuk mengatur hal-hal seperti AM/FM
radio. Federal Communications Commission ( FCC) mengatur penggunaan alat dari
wireless LAN. Dalam pemasaran wireless LAN sekarang, menerima beberapa standard
operasional dan syarat dalam Amerika Serikat yang diciptakan dan dirawat oleh Institute of
Electrical Electronic Engineers (IEEE).

Beberapa Standar wireless LAN :
IEEE 802.11 – standar asli wireless LAN menetapkan tingkat perpindahan data yang
paling lambat dalam teknologi transmisi light-based dan RF.
IEEE 802.11b – menggambarkan tentang beberapa transfer data yang lebih cepat dan lebih
bersifat terbatas dalam lingkup teknologi transmisi.
IEEE 802.11a – gambaran tentang pengiriman data lebih cepat dibandingkan (tetapi
kurang sesuai dengan) IEEE 802.11b, dan menggunakan 5 GHZ frekuensi band UNII.
IEEE 802.11g – syarat yang paling terbaru berdasar pada 802.11 standard yang
menguraikan transfer data sama dengan cepatnya seperti IEEE 802.11a, dan sesuai dengan
802.11b yang memungkinkan untuk lebih murah.

Aplikasi dari Wireless LAN
1. Akses Role

Wireless LAN kebanyakan menyebar dalam suatu lapisan akses,
maksudnya mereka digunakan sebagai suatu titik masukan ke dalam suatu kabel
jaringan. Di masa lalu, akses telah digambarkan sebagai dial-up, ADSI,
kabel/telegram, selular, Ethernet, Token Ring, Frame Relay, ATM, dan lain lain.
wireless cara sederhana yang lain untuk para user dalam mengakses jaringan
tersebut. Wireless LAN adalah lapisan jaringan Data-Link seperti cara akses
semuanya hanya mendaftar saja. Dalam kaitan dengan kecepatan, jaringan nirkabel
tidaklah tepat diterapkan dalam distributor atau sebagai inti dalam jaringan. Tentu
saja, dalam jaringan kecil, mungkin tidak ada perbedaan antara inti, Distribusi, atau
Lapisan akses dari jaringan tersebut. Lapisan inti dari suatu jaringan harus sangat
stabil dan sangat cepat, mampu menangani suatu jumlah yang luar biasa dengan
sedikit kesulitan dan pengalaman tidak ada penurunan waktu. Lapisan distribusi
suatu jaringan harus cepat, fleksibel, dan dapat diandalkan. Wireless LAN tidak
secara khusus dibutuhkan sebagai suatu solusi perusahaan. Gambar 1.1
menggambarkan klien dengan cepat memperoleh akses dalam suatu kabel jaringan
melalui hubungan suatu alat koneksi (point access).

2. Perluasan Jaringan

Jaringan nirkabel dapat bertindak sebagai suatu perluasan dari suatu kabel
jaringan. Ada kemungkinan masalah dimana memperluas jaringan akan
memerlukan tambahan kabel dalam instalasinya dan menjadi kendala dalam
pembiayaannya. Wireless LAN dapat dengan mudah digunakan untuk
menyediakan konektivitas dalam suatu gedung yang merupakan area yang jauh,
digambarkan dalam denah dalam gambar 1.2. Karena hanya sedikit diperlukan
pemasangan kabel untuk memasangan wireless LAN, biaya instalasi dan pembelian
ethernet dengan sepenuhnya dihapuskan.

3. Menghubungkan Gedung satu dengan yang lain

Terdapat 2 perbedaan bentuk dari konektivitas antar gedung. Pertama
disebut Point-to-Point (PTP), dan yang kedua disebut Point-to-Multipoint (PTMP).
Point-to-point adalah koneksi nirkabel hanya antar dua bangunan, seperti gambar
1.3. Koneksi PTP hampir selalu menggunakan semi-directional atau highly-
directional antena pada masing-masing akhir dari link.


Point-to-multipoint (PTMP) adalah koneksi nirkabel tiga atau lebih dari
beberapa gedung, bentuk penerapanya adalah “hub and spoke” atau star topologi,
dimana salah satu gedung sebagai titik pusat dari jaringan (server).

4. Pengiriman Data yang bermil-mil
Wireless Internet Service Providers (WISPs) sekarang mengambil
keuntungan dari kemajuan terbaru dalam teknologi nirkabel untuk mengirim data
bermil-mil untuk melayani pelanggan mereka. WISP mempunyai tantangan yang
unik bagi mereka. Hanya provider xDSL mempunyai permasalahan lebih jauh pada
jarak yang jauh yaitu 18.000 kaki ( 5,7 km) dari kantor pusat dan kabel provider
mempunyai persoalan dengan kabel yang sedang dipakai bersamaan oleh user,
WISP mempunyai masalah dengan atap, pohon, kilat, pegunungan, menara dan
banyak lagi hambatan dalam konektivitas.

5. Mobilitas
Sebagai suatu solusi lapisan akses, wireless LAN tidak dapat digantikan
dengan kabel LAN dalam kondisi kecepatan data (100BaseTx tiap 100Mbps versus
IEEE 802.11a tiap 54Mbps). Wireless LAN melakukan penawaran dalam
peningkatan suatu mobilitas ( seperti pada gambar 1.5) sebagai awal perdagangan
untuk kecepatan dan mutu layanan.

6. Small office-Home office
Bentuk jenis ini juga digunakan oleh banyak perusahaan yang hanya
mempunyai beberapa karyawan. Dalam perusahaan ini mempunyai kebutuhan
untuk membagi informasi antar para pemakai dan koneksi internet tunggal untuk
efisiensi dan peningkatan produktivitas. Untuk aplikasi ini -small office-home
office, atau SOHO- wireless LAN sangat mudah dan solusi yang efektif.

7. Mobile Offices

Suatu contoh sederhana dalam menghubungkan kelas dengan cepat yang
konektivitasnya menggunakan wireless LAN yang digambarkan dalam gambar 1.7.
Ruang kantor sementara juga memanfaatkan jaringan dengan wireless LAN. Ketika
perusahaan berkembang, mereka sering mencari kekurangan dari ruang kantor
mereka, dan butuh untuk sedikit pekerjaan untuk berpindah ke lokasi yang
berdekatan, seperti suatu kantor bersebelahan atau suatu kantor pada lantai yang
berbeda tetapi masih satu gedung.

Contoh soal dan jawaban
1. pilih salah satu dari pilihan berikut, yang dapat dilakukan oleh wireless LAN
yang tidak dapat dilakukan oleh jaringan kabel?
A. Mobilitas
B. Keamanan yang terpusat
C. Kehandalan
D. Keamanan VPN
Jawaban :
A. Mobilitas

Apa Itu Struktur Data

 ðŸ“Œ Apa itu Struktur Data? Struktur data adalah cara menyimpan dan mengorganisasi data di dalam komputer agar: mudah diakses mudah diolah ef...